Kamis, 24 Mei 2012

My Galery

Karakter Mata Seseorang

Mata adalah lambang pemikiran manusia.
Dari mata kita dapat membaca karakter orang dan membaca apa yang sedang dipikirkannya.
1. Mata yang jarang berkedip,
Menandakan orang yang sangat tajam pemikirannya.
Orang2 seperti ini berpotensi jadi ilmuwan
2. Sorotan matanya tajam seperti mata harimau.
Menandakan orang yang serius dalam melakukan sesuatu,dan tajam pemikirannya.
Mempunyai 2 sifat ekstrim yang sama, ada yang sangat jahat atau sangat baik, jika dia berpeluang berbuat demikian.
3. Mata sering berkedip.
Menandakan orang yang kurang cerdas, kurang pandai dan mudah kena tipu.
4. Sorotan mata yang lemah ( sayu)
Menandakan orang yang kurang tajam pemikirannya, kurang bijak, dan tdk punya pendirian.
5. Mempunyai mata yang kecil dan tak berkedip serta bercahaya
Menandakan orang yang sangat hebat dan ekstrim bijak, ekstrim baik atau ekstrim jahat.
6. Sorotan matanya tidak tajam dan dalam
Menandakan orang yang bijak,cara berpikirnya unik,dan bijaksana.
Biasanya jarang yang jahat.
7. Bermata besar
Menandakan orang yang kurang bijak dan emosional sekali.
8. Mata yg berkeliaran biji matanya.
Berhati-hatilah, orang ini pembohong, licik dan tidak dapat dipercaya.

Kamis, 10 Mei 2012

Aku melihat

Mata...
Tetap fokus dalam titik fokusnya
Tetap terpusat di arah pusatnya
Tetap terarah dalam penglihatannya

Mata...
Yang terperangkap dalam sebuah sorotan matanya
Sorotan cahaya orang rupawan
Rupawan akan mimik wajahnya, langkah kakinya, dan gerak gerik tubuhnya

Mata...
Terus melihat apa yang ia lihat
Ingin mengelak tapi tak bisa
Ingin mengubah sorot pandangannya menjadi biasa,
Namun juga tak bisa

Mata...
Yang melihat senyum tipismu,
Yang melihat tawamu,
Yang melihat semua bahasa tubuhmu,

Aku menepi, dari kejauhan
Yang melihat semua bahasa tubuhmu
Yang membuatku tak sadar, berapa lama aku berada disini?

Inginku hentikan waktu ini sekarang juga
Hanya ingin melihat senyum, tawa, dan gerak gerik dari tubuhmu
Karena ku tak ingin melepaskan semua pandanganku dengan begitu saja

By: Atika Budi Intan Lestari

Selasa, 08 Mei 2012

God

terkadang, saya capek dengan orang orang yang ada di sekeliling saya. saya capek dengan kehidupan yang tak jauh dari yang namanya masalah. saya capek dengan orang orang sekitar yang telah mengecap saya, tanpa mereka tahu fakta yang sebenarnya. terkadang, saya butuh teman cerita buat mendengarkan kekesalan saya, bukan untuk menceritakan tentang keburukan orang lain. saya butuh tangan atau gandengan yang bisa saya ajak dalam suasana ini. tapi, ternyata itu salah. apa yang telah saya lakukan semua itu salah. ternyata lebih baik, saya menceritakan semua yang terjadi dan kekesalan itu dengan Allah dan boneka. hanya mereka yang tau, tanpa diketahui oleh orang lain. dan saya rasa itu lebih aman dibandingkan cerita dengan orang lain. Allah itu maha Mendengar apa yang manusia katakan kepadanya. dan saya yakin suatu saat Allah akan menjawabnya.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Affiliate Network Reviews